Kemenkes Siap Rombak Sistem Rujukan BPJS: Dari Berjenjang ke Kompetensi

Kemenkes Siap Rombak Sistem Rujukan BPJS: Dari Berjenjang ke Kompetensi

Reformasi Sistem Rujukan BPJS oleh Kemenkes

Pada Kamis, 13 November 2025, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan dalam Rapat Kerja dengan DPR bahwa sistem rujukan BPJS Kesehatan akan mengalami perubahan besar. Selama ini pasien harus mengikuti alur berjenjang yang dimulai dari puskesmas lalu ke rumah sakit tipe C kemudian tipe B dan akhirnya tipe A. Menurut Menkes, alur seperti ini sering memperlambat penanganan dan meningkatkan biaya. Pada beberapa kasus, kondisi pasien bisa memburuk sebelum mendapatkan layanan yang tepat.

Peralihan ke Model Rujukan Berbasis Kompetensi

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Kemenkes menyiapkan sistem rujukan baru yang berbasis kompetensi. Dalam pendekatan ini, pasien akan langsung dirujuk ke fasilitas yang memiliki kapasitas medis dan peralatan yang sesuai dengan kebutuhannya. Pemerintah menargetkan penerapan penuh pada tahun 2026. Tujuan utamanya adalah mempercepat layanan dan mengurangi rujukan berulang yang memakan biaya. Menkes Budi menekankan bahwa perubahan ini berhubungan langsung dengan keselamatan pasien yang membutuhkan penanganan cepat.

Dampak bagi Rumah Sakit dan Industri Teknologi Medis

Perubahan sistem rujukan ini akan berdampak signifikan bagi banyak pihak. Rumah sakit yang menjadi tujuan rujukan perlu memastikan kesiapan mereka mulai dari kelengkapan perangkat diagnostik sampai kompetensi tenaga kesehatan yang dapat menangani kasus lebih kompleks. Bagi penyedia teknologi medis, kebijakan ini akan mendorong meningkatnya kebutuhan akan perangkat yang lebih andal dan modern. Fasilitas kesehatan yang ingin mengikuti arah perubahan harus menyiapkan peningkatan kapasitas sejak dini.

Peluang dan Persiapan dalam Menghadapi Perubahan

Bagi para profesional di bidang kesehatan dan teknologi medis, kebijakan ini menjadi pengingat bahwa adaptasi harus mulai dilakukan sekarang. Rumah sakit yang mampu menyesuaikan diri akan berada di posisi lebih kuat ketika sistem rujukan baru mulai berjalan. Di saat yang sama, penyedia alat medis dapat memanfaatkan peluang untuk mendukung peningkatan kompetensi fasilitas kesehatan. Dengan persiapan yang tepat, perubahan ini dapat membawa sistem layanan kesehatan Indonesia menjadi lebih cepat, tepat dan relevan dengan kebutuhan pasien.

Let Us Join Hands To Elevate
Your Patient's Journey

Transforming hospitals means transforming lives.
One innovation at a time

Let's Get Started!

Discover how digital transformation
can improve your patient's journey